MAKALAH PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PADA ORGANISASI INDUSTRI PENERBITAN DAN PERCETAKAN
MAKALAH PENERAPAN TEKNOLOGI
INFORMASI DAN KOMUNIKASI PADA ORGANISASI INDUSTRI PENERBITAN DAN PERCETAKAN
Pengantar Teknologi Informatika dan
Komunikasi
Dosen
Untuk Memenuhi Tugas : Iis Kandar, S.E ,M.M.
Si
Mata
Kuliah Pengantar Teknologi Informatikaa dan Komunikasi
Disusun Oleh :
Baby
Jestavinelda Putri (18310025)
Farhan
Rizqillah (18310053)
Nahda
Aqila (18310102)
Tania
Anggraini (18310150)
Politeknik Negeri Media Kreatif
Jakarta
Fakultas
Media dan Komunikasi
Penerbitan
KATA PENGANTAR
Dengan
menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat,hidayah,dan
inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang makalah
penerapan teknologi informasi dan
komunikasi pada organisasi industri penerbitan dan percetakan.
Makalah
ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai
pihak sehingga dapat memperlancar perbuatan laporan ini. Untuk itu kami
menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi
dalam pembuatan makalah ini.
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR...........................................................................
2
DAFTAR
ISI............................................................ 3
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang..........................................................4
1.2 Rumusan
Masalah.....................................................5
1.3 Maksud dan Tujuan..................................................5
1.4 Metode
Penulisan......................................................5
BAB
II LANDASAN TEORI
2.1
Teori Teknologi Informasi dan Komunikasi.............6
2.2 System Informasi......................................................7
2.3
Teori Penerbitan dan Percetakan..............................7
BAB III PROFILE
PERUSAHAAN
3.1 Nama
Perusahaan..........................................................10
3.2 Sejarah...........................................................................10
3.3 Lokasi........................................................................11
3.4 Sturuktur
Organisasi.....................................................11
3.5 Sumber
Daya...............................................................12
3.5
Bisnis/Usaha................................................................14
3.6 Produk Yang
Dihasilkan.............................................15
BAB IV
PEMBAHASAN.............................................................18
BAB V
KESIMPULAN...............................................................19
DAFTAR
PUSTAKA...............................................................20
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat
ini sangat berkembang di masyarakat. Umumnya Teknologi Informasi adalah sebuah
teknologi yang dipergunakan untuk mengelola data, meliputi didalamnya:
memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dengan berbagai
macam cara dan prosedur gunak menghasilkan informasi yang berkualitas dan
bernilai guna tinggi. Perkembangan TIK pun terus meningkat seiring dengan
meningkatnya kebutuhan manusia. Dengan adanya teknologi informasi dan
komunikasi dapat memudahkan kita untuk belajar dan mendapatkan informasi yang
kita butuhkan dari mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja.
Teknologi Informasi dan Komunikasi seakan telah
mendarah daging didalam diri setiap manusia di era ini, Teknologi Informasi dan
Komunikasi yang telah menglobal mampu mencakupi segala aspek yang ada dalam
kehidupan. Seiring dengan kemajuan teknologi yang mengglobal telah terpengaruh
dalam segala aspek kehidupan baik di bidang ekonomi, politik, kebudayaan, seni
dan bahkan di dunia pendidikan. Dalam bidang pendidikan, TIK banyak memiliki
peranan.
Kemajuan
teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini,
karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu
pengetahuan.Teknologi Informasi seakan telah menjadi pengalihfungsian buku,
guru dan sistem pengajaran yang sebelumnya masih bersifat konvensional.
Teknologi informasi menyebabkan ilmu pengetahuan menjadi kian berkembang dan
berkembang. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi
kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan
aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi informasi sudah menikmati
banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam
dekade terakhir ini. Namun, TIK juga memiliki banyak kekurangan. TIK tidak
hanya memberikan dapak positif, namun juga memiliki dampak negative terhadap
kehidupan, salah satunya yang menonjol adalah di bidang pendidikan.
1.2 Rumusan Masalah
1.
Apa
Teknologi Informasi dan Komunikasi itu?
2.
Bagaimana
perkembangan TIK dalam bidang penerbitan dan percetakan?
3.
Bagaimana
peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang pendidikan?
1.3 Maksud dan Tujuan
A.
Menjelaskan fungsi dan
kegunaan TIK dan bidang penerbitan dan percetakan.
B.
Memberi tahukan bahwa
TIK berperan penting bagi bidang penerbitan dan percetakan.
C.
Untuk meningkatkan
pengetahuan lebih tentang bidang penerbitan dan percetakan.
1.4 Metode Penulisan
Metode
yang digunakan dalam karya tulis ini adalah :
1. Metode
pustaka
Yaitu metode yang dilakukan dengan
mempelajari dan mengumpulkan data dari pustaka yang berhubungan dengan alat,
baik berupa buku maupun informasi dari internet.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1
Teori Teknologi Informasi dan Komunikasi
Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai
pengertian dari dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi.
Teknologi Informasi, mempunyai pengertian luas yang meliputi segala hal yang
berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan
pengelolaan informasi. Teknologi Komunikasi mempunyai pengertian segala hal
yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer
data dari perangkat yang satu ke lainnya. Karena itu, Teknologi Informasi dan
Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung
pengertian luas tentang segala aspek yang terkait dengan pemrosesan,
manipulasi, pengelolaan, dan transfer/ pemindahan informasi antar media
menggunakan teknologi tertentu.
Suatu sistem yang kurang mendapatkan informasi akan menjadi lemah dan
akhirnya berakhir. Informasi itu sendiri dapat didefinisikan sebagai berikut:
Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih
berarti bagi yang menerimanya. Sumber dari informasi adalah data. Data
merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal data atau data item. Data adalah
kenyataan yang menggambarkan sesuatu yang terjadi pada saat tertentu.
Pertama kalinya Komunikasi disebut sebagai landasan dari Teknologi Pendidikan
atau Teknologi Pembelajaran di tahun 1970 di definisi kedua dari The Commision on Instructional
Technology yang dipimpin oleh Sidney Ticton sehingga menjadi
dasar pengembangan definisi Teknologi Pendidikan atau Teknologi Pembelajaran
berikutnya.
Komunikasi terjadi apabila terdapat kesamaan makna mengenai apa yang
dibicarakan dan dinamakan komunikatif apabila terjadi kesamaan bahasa dan
kesamaan makna antara komunikator dan komunikan.
2.2 System Informasi
Sistem informasi yaitu
suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam mengambil
keputusan dan juga untuk menjalankan operasional perusahaan, di mana sistem
tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi informasi dan
prosedur-prosedur yang tergorganisasi. Biasanya suatu perusahan atau badan
usaha menyediakan semacam informasi yang berguna bagi manajemen. Sebagai
contoh: Perusahaan toko buku mempunyai sistem informasi yang menyediakan
informasi penjualan buku-buku setiap harinya, serta stock buku-buku yang
tersedia, dengan informasi tersebut, seorang manajer bisa membuat kebutusan,
stock buku apa yang harus segera mereka sediakan untuk toko buku mereka,
manajer juga bisa tahu buku apa yang paling laris dibeli konsumen, sehingga
mereka bisa memutuskan buku tersebut jumlah stocknya lebih banyak dari buku
lainnya.
1.Pengertian sistem informasi menurut
John F. Nash
Sistem Informasi adalah
kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan
pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atas
transaksi-transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern
dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat
2.Pengertian sistem informasi menurut
Henry Lucas
Sistem Informasi adalah
suatu kegiatan dariprosedurprosedur yang diorganisasikan, bilamana dieksekusi
akan menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan
pengendalian di dalam.
2.3 Teori
Penerbitan dan Percetakan
Penerbitan adalah kegiatan yang
memerlukan proses panjang, melibatkan banyak waktu dan orang. Sebagai proses,
ilmu penerbitan tidak berdiri sendiri karena memerlukan beberapa keahlian
intelektuan yang terlibat dalam proses penerbitan.
Penerbitan merupakan kegiatan
intelektual dan professional dalam menyiapkan naskah dan menghasilkan berbagai
jenis bahan publikasi kemudian memperbanyak dan disebarluaskan untuk
kepentingan umum.
Penerbitan
terbagi dalam 2 jenis, yaitu penerbitan khusus dan pers.
Teori-teori
:
·
Authoritarian Theory
Berpijak
pada falsafah : membela kekuasaan absolut. Kebenaran dipercayakan hanya pada
segelintir orang bijaksana yang mampu memimpin.Posisi negara jauh lebih tinggi
dibanding individu.
·
Libertarian Theory
Berpijak pada
falsafah : manusia adalah makhluk rasional yang bias membedakan baik dan buruk.
Pers adalah alat, mitra untuk mencari kebenaran bukan sebagai alat
pemerintah. Sebaliknya dalam teori ini pers didorong untuk mengawasi
pemerintah.
·
Teori Komunikasi
Istilah
komunikasi (communication) bersumber dari kata communis yang berarti sama, sama
di sini adalah sama makna. Teori kimunikasi adalah satu pandangan dan strategi
yang akan membentuk alat dan rangka kerja untuk suatu perkara yang hendak
dilaksanakan. Dalam proses komunikasi teori akan membina bentuk dan kaidah
komunikasi yang hendak dibuat. Terdapat dua aspek utama yang dilihat secara
tidak langsung dalam bidang ini sebagai satu bidang pengkajian yang baru.
Percetakan
adalah sebuah proses industri untuk memproduksi secara
masal tulisan dan gambar, terutama dengan tinta diatas kertas menggunakan sebuah
mesin cetak. Yang merupakan sebuah bagian penting dalam penerbitan dan
percetakan transaksi. Percetakan mempunyai catatan sejarahnya
sendiri.Sejarah menuliskan informasi tanggal dari gambar
diding gua yang berumur lebih dari 30.000 tahun. Pada tahun 2500
B.C., orang mesir mengukir hieroglyphics pada batu .
akan tetapi, percetakan yang kita ktahiu sekarang tidak ditentukan
hingga lebih dari sekitar 500 tahun yang lalu.
Di Eropa sebelum
percetakan ditemukan, semua informasi yang tercatat ditulis dengan tangan.Buku-buku
dengan hati-hati disalin oleh ahli tulis yang sering menghabiskan waktu
bertahun-tahun untuk menyelesaikan satu jilid buku.Metode ini begitu lambat dan
mahal dan hanya sedikit orang yang memiliki kesempatan atau kemampuan untuk
membaca karya yang telah selesai.
Teknik
cetak pertama kali yang dikenal mulai
dari kota Mainz, Jerman pada tahun 1440 yang merupakan sentra kerajinan uang
logam saat itu. Pertamakali metode cetak diterkenalkan oleh Johannes Gutenberg
dengan inspirasi uang logam yang digesekan dengan arang ke atas kertas.
Relief uang logam menimbulkan ide untuk
membuat permukaan dengan tinggi bervariasi, yang dikenal dengan nama cetak
tinggi.
Beberapa macam jenis cetakan yang sering
digunakan :
1. Cetak
Tinggi
Bagian yang
mencetak terletak lebih tinggi dari bagian yang tidak mencetak.
2. Cetak
Datar
Bagian yang
mencetak dan bagian yang tidak mencetak terletak sama tinggi.
3. Cetak
Dalam
Bagian yang
mencetak terletak lebih rendah daripada bagian yang tidak mencetak.
4. Cetak
Saring/Cetak Sablon/Silk Screen/Screen Printing
Bagian yang
mencetak berbentuk lubang dari suatu saringan.
BAB III
PROFILE PERUSAHAAN
3.1
Nama Perusahaan
P.T
Dasa Prima Cabang Cano Digital Copy and Printing
3.2
Sejarah
Digital Printing adalah sebuah metode percetakan dari gambar
berbasis Digital, yang biasa nya berupa flie kemudian langsung di cetak di
berbagai media dengan cara yang instan
dan cepat. Seiring dengan kemajuan teknologi dunia yang sudah masuk di Era
Digital seperti saat ini.Digital Printing merupakan hasil invasi perkembangan
dari metode percetakan yang konvesional.
Digital Printing pada umunya memliki biaya produksi yang lebih
inggi untuk per satuan nya di banding metode cetak yang lebih konvesional
seperti percetakan offset, sablon atau screen printing. Tetapi, teknik digital
printing ini memliki kelebihan yang tidak di miliki oleh metode percetakan offset
maupun sablon.
Perkembangan usaha Copy dan Digital Printing yang pesat, seiring
dengan meningkatnya kebutuhan pasar dan kemajuan teknologi, membawa Dasa Prima
untuk menjajaki pengembangan ke area yang lebih memiliki potensi besar. Depok
sebagai kota pendidikan yang besar di Jawa Barat terpilih sebagai lokasi cikal
bakal berkembangnya Dasa Prima menuju sukses.
CANO,
yang berlokasi di Jl.Margonda Raya No. 501 Pondok Cina Depok, adalah sebuah
bentuk jawaban atas tantangan dunia usaha. Sebuah Workshop yang didirikan pada
tahun 1999 dengan mengusung basis usaha yang sama dengan beberapa Workshop Dasa
Prima sebelumnya. Copy & Jilid sebagai layanan utama yang mengawali
berdirinya CANO berkembang dengan pesat, dan menjadikan CANO sebagai penyedia
layanan Copy Digital dan Printing yang memiliki kualitas terbaik di kelasnya
Visi :
Penyedia
layanan Digital Printing terpadu dan terbaik.
Misi:
Menjadi
yang terdepan dalam layanan Digital Printing, Copy Digital, Ploting dan
Scanning.
3.3 Lokasi
Jl.Margonda Raya No. 501 Pondok Cina, Depok,
Jawa Barat, Indonesia.
3.4 Sturuktur Organisasi

3.5 Sumber Daya
P.T Dasa Prima Cabang
Cano Digital Copy and Printing memperkerjakan Sumber Daya Manusia Sekatar 120
Orang.
Sumber
Daya Mesin
·
Indoor Printing

·
Digital Offset

·
Copy & Digital Laser Print B/W

·
Outdoor Printing

·
Outdoor/Indoor
Printing

·
Cetak Offset

3.5 Bisnis/Usaha
P.T
Dasa Prima Cabang Cano Digital Copy and Printing bergerak di bidang Digital
Copy and Printing atau di bidang Percetakan.
3.6 Produk Yang Dihasilkan
·
Produk Digital Offset

·
Produk Binding

·
Produk Outdoor/Indoor Printing

·
Produk Indoor Printing

·
Produk Latex

BAB IV
PEMBAHASAN
Dalam
penerbitan dan percetakan, sistem informasi sangat diperlukan demi menghasilkan
produk akhir. Prosedur kerja dimulai dari pengarang yang memberikan naskah
kepada penerbit lalu penerbit menyeleksi dan mengedit naskah tersebut serta
membuat model dummy dari naskah yang akan dijadikan buku. Setelah itu
penerbit memberikan dummy kepada percetakan untuk digandakan, lalu
percetakan mencetak secara massal naskah yang sudah dijadikan buku dan mengirim
ke penerbit untuk di distribusikan.
Dalam prosedur kerja diatas dapat
kita ketahui bahwa sistem informasi sudah tertanam. Pengarang, penerbit dan
percetakan adalah orang atau SDM yang mengolah informasi berupa naskah dari
pengarang, spesifikasi dummy dari penerbit dan perwajahan dari percetakan
menggunakan teknologi informasi seperti komputer, compact disk, dll. Dan
tujuan akirnya adalah memproduksi buku atau produk penerbitan lainnya.
BAB V
KESIMPULAN
Yang dapat kami simpulkan dalam
pembahasan tentang penerapan teknologi informasi dan komunikasi pada organisasi
industri penerbitan dan percetakan adalah, semua yang bidang yang berkaitan
dengan fakta dan data pasti akan selalu berhubungan erat dengan informasi dan
komunikasi. Dan semua yang hal dizaman modern ini tak bisa lepas dari
teknologi. Karena adanya teknologi dapat mempermudah dan mempercepat segala
akses yang diingin. Kami sebagai mahasiswa penerbitan semakin memahami bahwa
semua kegiatan yang kami lakukan tak terlepas dari teknologi informasi dan
komunikasi.
DAFTAR PUSTAKA
Company Profile Book
Cano Digital Copy and Printing
Comments
Post a Comment